Cara Menjadi Dropshipper Sukses – Peluang Usaha Dropship

Cara Menjadi Dropshipper Sukses – Peluang Usaha Dropship. Mengumpulkan pundi-pundi rupiah, baik untuk kebutuhan hidup maupun untuk memenuhi gaya hidup bisa dilakukan dengan menjadi pegawai atau karyawan dan menjadi seorang pengusaha atau pebisnis. Pilihan itu tentu menjadi hak masing-masing orang sesuai dengan passionnya. Dan kedua pilihan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Cara Menjadi Dropshipper Sukses - Peluang Usaha Dropship

Kebanyakan dari kita yang menjadi pilihan utama adalah menjadi seorang pegawai atau karyawan. Pilihan menjadi pengusaha atau pebisnis biasanya menjadi alternatif jika tidak diterima atau tidak cocok dengan jenis pekerjaan yang ada. Sehingga tidak sedikit pula para pengusaha atau pebisnis yang akhirnya berhenti ditengah jalan karena bisnisnya tidak berkembang.

Kejadian bisnis berhenti ditengah jalan karena tidak berkembang atau kekurangan modal sebenarnya bisa diminimalisir jika dari awal sudah diketahui mau berbisnis apa dan berapa investasi yang diperlukan. Jika memang dana yang tersedia tidak mencukupi rasanya tidak usah terlalu dipaksakan. Dicari saja peluang usaha yang hemat biaya, salah satunya seperti peluang usaha dropship.

Sebelum melangkah lebih jauh alangkah baiknya jika diketahui dulu apa itu bisnis dropship. Kalau bisnis reseller mungkin sebagian besar dari Anda sudah paham dan mengetahui. Dimana jika ingin menjadi reseller, Anda harus membeli produk dengan nilai tertentu sebagai stok, kemudian baru Anda jual ke konsumen. Ketika ada yang beli Anda harus packing dan kirim produk tersebut.

Nah, kalau bisnis dropship ini kebalikan dari bisnis reseller. Dimana Anda tidak perlu membeli produk sebagai stok, Anda juga tidak perlu packing dan kirim ke konsumen ketika ada pembelian. Sehingga biaya yang diperlukan untuk menjadi seorang dropshipper jauh lebih murah dibanding reseller. Setelah mendaftar dan mendapat nomor ID, Anda sudah bisa langsung berjualan, tanpa harus stok, packing atau kirim.

Secara jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah :

Cara Menjadi Dropshipper Sukses – Peluang Usaha Dropship

Jadi tugas Anda sebagai dropshipper adalah mempromosikan produk yang dimiliki oleh supplier dan ketika ada pembeli yang mengkontak Anda, tinggal Anda jelaskan tentang produknya serta harga dan ongkos kirimnya. Setelah pembeli mentransfer sejumlah uang sesuai harga produk ditambah ongkos kirim ke rekening Anda, langkah selanjutnya Anda pesankan produk yang dipesan oleh pembeli.

Dimana Anda mendapat profitnya? Ketika Anda sudah melakukan kerjasama penjualan, artinya Anda menjadi dropshipper dari supplier tersebut, disitu akan ada pembedaan harga. Jadi harga dropshipper lebih murah daripada harga konsumen.

Sebagai contoh ada seorang konsumen membeli produk A yang Anda promosikan seharga Rp 100 ribu ditambah ongkos kirim Rp 10 ribu. Maka konsumen tersebut harus mentransfer dana sebesar Rp 110 ribu ke rekening Anda. Kemudian Anda pesankan produk A ke supplier dan Anda transfer harga produk ditambah ongkos kirim sebesar Rp 90 ribu ke rekening supplier. Artinya Anda mendapat profit sebesar Rp 20 ribu.

Namun sebelum Anda memilih supplier mana yang akan Anda ajak kerjasama, perlu kiranya diperhatikan beberapa hal berikut ini :

Perusahaan yang menjadi supplier

Status perusahaan yang akan Anda ajak kerjasama harus jelas. Mengenai legalitas perusahaannya, pemiliknya, status utangnya, juga alamat kantornya di dalam maupun diluar negeri, tempat produksinya.

Kualitas produk

Kualitas produk yang diproduksi harus menjadi perhatian. Apakah bahan bakunya aman, kualitas produknya sudah dapat pengakuan dari lembaga resmi. Seperti FDA, Halal, BPOM dan lain,lain.

Pelatihan atau training

Sebagai rekan kerja, tentunya pihak supplier akan memberikan pelatihan atau training tentang cara berpromosi atau jualan kepada para dropshippernya. Tujuannya adalah agar para dropshipper tersebut bisa mempromosikan produk dari supplier dengan baik, sehingga penjualan bisa meningkat.

Mudah dihubungi

Sehingga kalau ada pemesanan dari dropshipper cepat terlayani dan diproses, agar konsumen merasa puas dengan pelayanannya. Begitu juga ketika ada komplain dari konsumen, cepat ditanggapi.

Sudah tersistem

Memiliki nomor untuk pesanan, nomor untuk komplain/pengaduan, alur pesanan jelas, tracking pesanan mudah. Lebih bagus lagi kalau sudah memiliki aplikasi yang bisa didownload secara gratis oleh semua orang.

Minimal lima item tersebut bisa Anda jadikan acuan ketika mencari supplier untuk dijadikan rekan kerja untuk bisnis dropship. Supaya Anda merasa aman dan nyaman dalam berbisnis. Tidak merasa was-was karena reputasi perusahaannya sudah tidak diragukan lagi. Perusahaan supplier tidak harus perusahaan dalam negeri, tetapi perusahaan luar negeri juga tidak masalah kalau reputasinya sudah diakui dan legalitasnya jelas.

Lalu apa saja keuntungan jika Anda menjalani bisnis dropship. DIbawah ini merupakan beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika menjalani bisnis dropship :

Tanpa modal

Kalau smartphone dan kuota internet dianggap sebagai modal, maka modal Anda dalam menjalankan bisnis dropship adalah smartphone dan kuota internet. Padahal tanpa Anda menjalani bisnis dropship pun kedua hal tersebut sudah Anda miliki. Jadi bisa dibilang bisnis dropship itu bisnis tanpa modal.

Caranya simple

Perusahaan supplier menyediakan produk, menyiapkan gudang, menghitung produk keluar masuk, mengecek produk yang mendekati expire, packing dan kirim ke konsumen, juga memikirkan rencana bisnis. Bahkan ada juga supplier yang memberikan pelatihan atau training kepada para dropshippernya. Tugas dropshipper hanya fokus promosi dan jualan.

Fleksible

Karena memanfaatkan smartphone dengan kuota internet, maka menjadi seorang dropshipper tentu pekerjaan yang fleksible, karena bisa dikerjakan darimana saja dan kapan saja oleh siapa saja. Tidak memerlukan ruangan kantor dan baju seragam untuk bekerja.

Tanpa biaya operasional

Karena tidak perlu stok produk, tidak perlu kantor atau gudang, tidak perlu karyawan, tidak perlu memikirkan THR, tidak perlu bayar listrik dan air. Biaya operasional yang dibutuhkan seorang dropshipper adalah untuk membeli kuota internet.

Maka jika Anda ingin tahu Cara Menjadi Dropshipper Sukses – Peluang Usaha Dropship, beberapa poin yang disebutkan diatas bisa Anda jadikan referensi.

Baca Juga : Cara Aman Melakukan Transaksi Online di Era Milenial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *