Jenis Karbohidrat Manakah yang Menyehatkan Tubuh

Jenis Karbohidrat Manakah yang Menyehatkan Tubuh

Jenis Karbohidrat Manakah yang Menyehatkan Tubuh. Tidak sedikit orang yang membatasi karbohidrat yang masuk dalam menu makanannya. Banyak yang berpendapat bahwa karbohidrat itu jahat, karena dapat membuat berat badan melonjak naik dan kadar gula darah tubuh juga ikut naik.

Jenis Karbohidrat Manakah yang Menyehatkan Tubuh

Sebenarnya secara alami, tubuh masih membutuhkan kehadiran karbohidrat sebagai sumber utama energi tubuh. Untuk itulah Anda tidak bisa sama sekali menghindari adanya karbohidrat dalam menu Anda. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikan jenis karbohidrat yang masuk dalam daftar menu makanan Anda, yaitu karbohidrat yang menyehatkan.

Lalu jenis karbohidrat mana yang menyehatkan untuk tubuh ? Seperti Anda tahu bahwa karbohidrat adalah salah satu zat gizi yang mempunyai peran utama sebagai penghasil energi tubuh. Bahkan karbohidrat jenis gula merupakan makanan utama otak. Jika Anda ingin berat badan turun dengan cara menghindari konsumsi karbohidrat sama sekali, maka akan banyak muncul masalah kesehatan setelah itu.

Secara garis besar, karbohidrat terdapat dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Kedua jenis karbohidrat itu diolah dan dicerna oleh tubuh dengan cara yang tidak sama. Sehingga pada saat dikonsumsi, kedua jenis karbohidrat itu akan mempengaruhi kadar gula darah tubuh, hanya berbeda dalam hal kecepatannya menjadi gula darah.

Karbohidrat sederhana terdapat di dalam makanan manis, seperti gula, madu, dan gula merah. Karbohidrat sederhana ini yang paling cepat diserap dan diolah tubuh menjadi gula darah dibanding jenis karbohidrat yang lain. Hal ini terjadi karena bentuknya yang sederhana, sehingga mudah untuk dicerna. Untuk itu, bagi penderita diabetes, konsumsi gula, madu, atau gula merah tidak diperkenankan. Makanan tersebut hanya akan membuat kadar gula darahnya melonjak naik dan pada akhirnya penyakit diabetesnya tidak terkendali.

Karbohidrat kompleks terdiri dari beberapa macam. Sebagian besar karbohidrat kompleks bisa Anda temukan pada makanan pokok yang setiap hari Anda konsumsi, seperti nasi, kentang, mie, bihun, singkong, dan sejenisnya. Semua makanan pokok tersebut mengandung jenis karbohidrat yang mengandung pati. Pati ini dicerna lebih lama oleh tubuh, karena memiliki bentuk yang lebih rumit ketimbang karbohidrat sederhana.

Jadi, jika Anda makan nasi, roti, atau karbohidrat kompleks lainnya, kadar gula darah Anda akan meningkat dalam waktu beberapa saat. Jenis karbohidrat ini tetap saja akan membuat kadar gula darah Anda naik walaupun tidak secepat gula. Untuk itu, bila Anda mengonsumsi makanan pokok terlalu banyak, tetap saja gula darah Anda bisa tidak terkendali dan berisiko mengalami hiperglikemia.

Serat adalah termasuk karbohidrat kompleks. Jadi semua sayur dan buah yang Anda konsumsi, sebenarnya mengandung karbohidrat. Jenis karbohidrat ini juga bisa ditemukan dalam makanan pokok yang tinggi serat seperti nasi merah, roti gandum, dan makanan whole grain lainnya.

Bedanya dengan jenis karbohidrat lain, serat tidak akan berdampak buruk pada gula darah. justru sebaliknya, dalam beberapa penelitian disebutkan jika serat mampu membantu mengendalikan kadar gula darah. Pada saat serat masuk ke dalam tubuh, jenis karbohidrat ini tidak akan dipecah sebagai karbohidrat, jadi tidak akan ada karbohidrat atau jumlah kalori yang diserap. Hal ini membuat serat tidak akan membuat berat badan Anda naik dan kadar gula darah akan tetap normal.

Manakah jenis karbohidrat yang paling sehat? Sebenarnya, pada orang yang sehat dan normal yaitu orang yang tidak mengalami penyakit apapun, semua jenis karbohidrat tersebut diperlukan oleh tubuh. Dari gula hingga serat, Anda harus mengonsumsinya. Tetapi, hal yang harus diperhatikan adalah porsi dari masing-masing karbohidrat yang akan dimakan.

Tentunya, jumlah karbohidrat sederhana haruslah paling sedikit di antara yang lainnya. Dalam satu hari, konsumsi gula orang dewasa hanya boleh sebanyak 50 gram atau 4 sendok makan. Tapi, kalau Anda memiliki diabetes, maka gula sudah tidak boleh ada di menu Anda. Anda bisa menggantinya dengan pemanis buatan yang khusus untuk diabetes.

Sementara, pati harus dikonsumsi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Jadi Anda harus mengonsumsi nasi, pasta, roti, atau jenis pati lainnya dalam porsi yang cukup sesuai kebutuhan. Justru, Anda harus perbanyak konsumsi serat karena tak hanya baik untuk gula darah tetapi bisa mencegah berbagai penyakit kronis muncul.

Jadi komsumsi karbohidrat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Jangan menghindari karbohidrat karena akan menambah gangguan kesehatan yang akan timbul. Selamat hidup sehat.

Sumber : KOMPAS.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *