Kebiasaan Buruk yang Mengganggu Program Diet Anda

Kebiasaan Buruk yang Mengganggu Program Diet Anda. Program diet sudah dirancang dengan benar, juga sudah dilakukan sesuai anjuran. Tapi kenapa berat badan masih belum ada tanda-tanda penurunan.

Kebiasaan Buruk yang Mengganggu Program Diet Anda

Jangan salahkan dulu program dietnya, tapi lihat dulu tentang kebiasaan Anda yang mungkin menggangu program diet yang sudah Anda rancang dan jalankan dengan baik, meskipun belum sempurna.

Mungkin ada salah satu dari kebiasaan dibawah ini yang telah mengganggu program diet Anda seperti dikutip dari detikHealth ini :

Makan sambil nonton TV
Makan sambil menonton televisi membuat kamu tidak fokus terhadap makanan yang dimakan. Akibatnya, otak kesulitan menangkap sinyal kenyang dari perut, karena juga harus mengolah informasi yang didapat ketika menonton tv.

Makan buru-buru
Makan terburu-buru dan terlalu cepat membuat porsi yang disantap tanpa sadar lebih banyak. Hal ini dikarenakan tubuh membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk bisa merasakan kenyang ketika makan.

Tidak sarapan
Tidak sarapan dengan dalih mengurangi porsi makan justru membuat nafsu makan meningkat saat makan siang dan makan malam. Pakar mengatakan diet terbaik adalah yang tidak melewatkan jam makan, baik itu sarapan, makan siang ataupun makan malam.

Sering begadang
Sering begadang dan bangun siang membuat jam kerja tubuh menjadi kacau dan membuat bagian otak yang mengatur rasa kenyang mengalami gangguan. Akibatnya, kamu lebih mudah merasa lapar dan makan lebih banyak.

Kurang minum
Kurang minum air putih bisa membuat tubuh mengalami dehidrasi, dan memunculkan rasa lapar palsu. Ketika sedang diet, pastikan asupan air minum kamu cukup atau setara dengan 2 liter per hari ya.

Kalau ada salah satu atau lebih kebiasaan diatas yang bisa mengganggu program diet Anda, maka Anda perlu lebih ketat lagi dalam menjalankan program diet.

Menerapkan program diet ketat memang bukan perkara mudah, tapi ada solusi untuk mendapatkan perut rata yang bisa Anda dapatkan DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares