Langkah Sederhana Terbebas dari Penyakit Jantung

Langkah Sederhana Terbebas dari Penyakit Jantung

Langkah Sederhana Terbebas dari Penyakit Jantung. Kita mungkin sering mendengar pepatah yang mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati. Tetapi tidak banyak orang yang sadar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan mereka memilih mengobati daripada mencegah. Padahal mengobati lebih mahal biayanya daripada mencegah.

Langkah Sederhana Terbebas dari Penyakit Jantung
says.com

Mulai dari sekarang coba terapkan pepatah diatas, selain karena harganya lebih ekonomis juga produktivitas tetap terjaga karena tidak harus istirahat karena sakit. Seperti Anda tahu bahwa ada saalah satu penyakit yang merupakan penyebab utama kematian, yaitu penyakit jantung.

Dalam dunia kesehatan penyakit jantung ini dikenal sebagai silent desease. Karena serangannya tanpa ada tanda-tanda serius yang dirasakan oleh penderita. Sekali menyerang langsung parah dan berakibat fatal, yaitu kematian.

Untuk itu, sebelum adanya serangan penyakit jantung ini, ada baiknya dicegah serangannya dengan mengkonsumsi makanan sehat dan menyehatkan. Seperti dilansir dari Women’s Weekly, berikut langkah sederhana terbebas dari penyakit jantung.

Ganti nasi putih dengan nasi merah

Pola makan sehat tentu akan membantu menjaga kesehatan jantung. Dimulai dari hal sederhana, Anda dapat membiasakan diri mengkonsumsi nasi merah dibandingkan nasi putih. Di samping lebih sehat, mengkonsumsi nasi merah bisa meminimalkan sejumlah faktor risiko penyakit jantung. Secara alami, beras merah memiliki tinggi serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan membuat anda merasa kenyang lebih lama.

Tingkatkan asupan sayuran hijau

Mengkonsumsi lebih banyak sayuran berdaun hijau, seperti selada air, brokoli, kangkung, kubis dan bayam diperkirakan dapat mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 15,8 persen. Sayuran berdaun hijau tidak hanya mengandung vitamin B, vitamin C dan vitamin K yang tinggi, tetapi juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya seperti zat besi, folat dan riboflavin, yang semuanya baik untuk jantung.

Masak dengan minyak tak jenuh

Pilih minyak tak jenuh misalnya minyak zaitun, kedelai atau canola untuk memasak dan menyiapkan makanan. Ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) Anda dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)

Ganti daging berlemak menjadi ikan

Daging merah dan olahan tinggi lemak jenuh dan garam, keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara ikan, rendah lemak jenuh tetapi tinggi protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega-3 ang dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, memperlambat laju pertumbuhan plak aterosklerotik dan menurunkan tekanan darah.

American Heart Association merekomendasikan makan ikan berlemak setidaknya 2 kali (2 porsi) dalam seminggu. Jika Anda vegetarian atau vegan, Anda bisa mendapatkan asupan dari sumber tanaman seperti kenari, biji labu, biji rami dan kacang kedelai.

Konsumsi buah ketimbang makanan yang diproses

Apakah Anda cenderung ngemil di sela-sela waktu makan? Alih-alih meraih sekantong keripik, biskuit atau kudapan olahan lainnya, cobalah peroleh makanan dari alam seperti misalnya buah-buahan yang kaya akan antioksidan, serat, vitamin C, vitamin K, asam folat dan kalium.

Penelitian menunjukkan bahwa nutrisi semacam itu dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah dan membalikkan beberapa efek samping negatif dari penyakit jantung seperti kolesterol, bahkan mencegah kolesterol dari ‘pengoksidasi’ (proses yang menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang dapat menyebabkan serangan jantung).

Berhenti ngemil di malam hari

Berdasarkan laporan delivery foodpanda ini, pengiriman di larut malam telah meningkat akhir-akhir ini dengan kenaikan 69 persen. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Perelman School of Medicine, makan larut malam tidak hanya dikaitkan dengan kenaikan berat badan tapi juga kenaikan kadar kolesterol dan lemak dalam darah.

Satu lagi langkah mudah yang bisa dijadikan sebagai solusi terhindar dari berbagai gangguan kesehatan dengan melakukan detoxifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Dapatkan tips melakukan detoxifikasi DISINI.

 

Dikutip dari detikhealth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *