Macam Penyakit yang Diderita Pemilik Berat Badan Berlebih

Macam Penyakit yang Diderita Pemilik Berat Badan Berlebih. Kelebihan berat mempunyai dampak buruk bagi kesehatan dan juga bagi penampilan. Hampir semua orang baik laki-laki maupun perempuan pasti menginginkan berat badan yang ideal.

Macam Penyakit yang Diderita Pemilik Berat Badan Berlebih

Keinginan mempunyai berat badan ideal itu tidak salah memang, karena dampaknya adalah ke penampilan dan kesehatan. Tapi tidak menjadi jaminan juga orang yang berat badannya ideal tidak ada gangguan kesehatan dalam hal ini gangguan kesehatan yang berat.

Tetapi sebagian besar pemilik berat badan berlebih atau gemuk atau obesitas lebih cenderung mengalami berbagai masalah kesehatan. Itulah kenapa banyak orang berlomba-lomba ingin berat badannya ideal. Karena banyak anggapan bahwa orang obesitas itu banyak penyakitnya.

Menurut definisi, seseorang dikatakan mengalami kelebihan berat badan atau gemuk atau obesitas jika jumlah lemak dalam tubuhnya sudah melebihi ukuran normal. Pada seorang pria dikatakan gemuk apabila lemak tubuhnya 25 % diatas ukuran normal. Sedangkan pada wanita dikatakan gemuk aoabila jumlah lemak tubuhnya sudah 30 % diatas ukuran normal.

Berat badan berlebih atau kegemukan atau obesitas dapat memicu berbagai macam penyakit. Penyakit yang timbul itu bisa dari ujung rambut sampai ujung kaki. Secara lebih lengkap bisa disimak berbagai penyakit yang timbul akibat berat badan berlebih :

Penyakit Gula atau Diabetes

Pemilik tubuh gemuk mempunyai peluang 4 kali lebih besar terkena diabetes dibanding yang memiliki berat tubuh ideal. Kebiasaan makan enak dan tidak sehat berakibat pada kegemukan yang ujungnya insulin pada tubuh tidak bekerja dengan baik sehingga memicu datangnya penyakit diabetes tipe 2.

Menurut Dr.Ngai Wah Cheung, dari Sydney Medical School, Australia bahwa obesitas akibat makan berlebih membuat insulin tidak bekerja dengan baik dan kadar gula darah naik di dalam tubuh. Dampak buruknya, terjadilah diabetes.

Hasil penelitian telah mengungkapkan kegemukan berkaitan erat dengan risiko munculnya penyakit diabetes. Orang yang sudah kena penyakit diabetes bisa memicu timbulnya penyakit lain, mengalami komplikasi penyakit yang lebih serius. Misalnya disfungsi ereksi, serangan jantung, gagal ginjal, stroke, kebutaan, hingga kerusakan saraf yang berakhir amputasi.

Penyakit Kanker

Kegemukan dan aktivitas fisik yang rendah turut memicu timbulnya risiko terkena kanker. Kanker merupakan penyakit yang diakibatkan oleh pola hidup dan pola makan tidak sehat. Menurut Kathy Chapman, nutritionist dari The Cancer Council NSW bahwa kegemukan menjadi faktor utama terjadinya kanker usus dan payudara pada wanita usia menopause.

Aktivitas olahraga mampu merangsang fungsi jaringan otot, termasuk usus. Gerakan olahraga atau aktivitas fisik merangsang gerak peristaltik pada usus sehingga sel jahat di usus tidak menempel lama di dinding usus yang akhirnya menyebabkan kanker.

Saat Anda berolah raga, tubuh Anda memproduksi Hormon (endorphin dan testosteron) selain efektif untuk mengikis lemak, ternyata bisa menekan hormon yang mempercepat timbulnya kanker. Pada wanita peningkatan hormone testosteron bisa mengendalikan hormone estrogen yang banyak dimiliki perempuan. Kelebihan hormon Estrogen sensitif memicu sel kanker.

Kegemukan mempunyai peranan yang penting dalam pembentukan sel kanker secara aktif. Resiko kanker seringkali ditemui pada orang yang gemuk adalah kanker usus, payudara, dan tenggorokan.

Gangguan Kesuburan

“Wanita yang memiliki bentuk tubuh apel, memiliki bobot ekstra di bagian tengah tubuh. Biasanya mereka punya tingkat insulin dan testosterone yang lebih tinggi. Jika ditambah obesitas maka bisa dipastikan akan makin mempengaruhi kesuburannya. Begitu pula jika mereka over exercise, hormon juga menjadi tak stabil. Ini karena hormon testosteron bertambah mengurangi kerja hormon estrogen. Ini dapat memicu sakit jantung dan osteoporosis,” urai Rob.

“Wanita bertubuh gemuk ternyata juga mengalami kesulitan untuk hamil,” ujar Profesor Rob Norman,Fertility Specialist, University of Adelaide, Australia.

Obesitas dapat membahayakan kesehatan seksual, peneliti Prancis dan Inggris juga menemukan bahwa wanita yang mengalami obesitas cenderung untuk meminta nasihat atau menggunakan pil kontrasepsi, dan pria gemuk lebih mungkin menderita disfungsi ereksi. Kesuburan Anda terganggu bahkan bisa jadi Anda tidak subur jika anda mengalami kegemukan atau obesitas.

Penyakit Kardiovaskular

Kegemukan telah lama menjadi penyebab utama risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan pada area kardiovaskular seperti penyumbatan pembuluh darah. Pemilik “OBESITAS” juga berisiko lebih besar mengalami tekanan darah tinggi. Angka diabetes cenderung meningkat akibat obesitas semakin banyak dialami masyarakat.

“Penelitian kami membuktikan bahwa 70 persen penderita diabetes umumnya meninggal akibat penyakit kardiovaskular yang disebabkan kelebihan berat badan, bukan dari penyakit utamanya diabetes,” tambah Dr. Lyn Roberts, pimpinan Heart Foundation, Australia.

Gangguan Sendi (Osteoarthritis )

Setiap ekstra lemak yang ditimbun di tubuh akan menambah tekanan pada pesendian Anda 3x lipat ketimbang bobot tubuh. Selain itu Dr.Julien de Jager, rheumatologist menambahkan fakta berikut ini.

“Bukan hanya persendian penahan tubuh seperti kaki, lutut, dan pinggang yang terkena dampaknya, tapi juga persendian di tangan dan jari.”

Dampak tubuh tambun juga akan memicu munculnya nyeri di tulang belakang atau punggung. Selain itu, otot bekerja ekstra keras karena harus menahan berat tambahan.

Sendi akan mengalami tekanan berlebih untuk menopang tubuh Anda akibat kelebihan berat badan. . Akibatnya, sendi akan mengalami osteoarthritis yang akan merusaknya dalam jangka panjang.

Haid Menjadi Tidak Teratur

Jika Obesitas dialami oleh kaum wanita, maka akan berpengaruh terhadap keseimbangan hormon dalam tubuhnya. Akibat ketidakseimbangan hormon tersebut, menjadikan wanita haid atau menstruasi tidak teratur.

Mempunyai Napas Pendek

Penderita Obesitas, umumnya sulit bernapas akibat menumpuknya lembak di tubuh. Tumpukan lemak yang ada di bagian leher dan dada membuat penderita Obesitas sulit menghirup atau mengeluarkan napas.Hal inilah yang membuat penderita Obesitas napasnya lebih pendek dan cepat lelah.

Timbulnya Penyakit Kulit

Penderita Obesitas dapat mengalami penyakit kulit dan bisa menyebabkan infeksi. Infeksi terjadi pada lipatan lemak di sekujur tubuh penderita obesitas karena pada lipatan lemak adalah tempat yang subur untuk berkembang bateri dan jamur.

Sleep apnea (Gangguan Tidur)

Sleep Apnea atau mendengkur merupakan penyakit yang disebabkan obesitas. Tandanya adalah sulit tidur nyenyak dan suka mengorok saat tidur. Ini adalah gangguan pernafasan yang membuat jalan udara seakan berhenti beberapa kali kala terlelap. Sleep apnea dikaitkan dengan kemunculan hipertensi, gagal jantung, dan penyakit lainnya.

Itulah beberapa penyakit yang bisa timbul atau diderita oleh orang yang memiliki berat badan berlebih atau kegemukan atau obesitas. Anda bisa memilih cara hidup yang Anda inginkan.

Jika Anda ingin memiliki tubuh lansing dan juga selalu sehat terjaga dari gangguan penyakit ada tips menarik yang bisa Anda klik DISINI

 

Sumber : penurunberatbadan.my.id

Baca Juga  : Cara Alami Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga dalam Seminggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *