Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi. Sesuatu yang dilakukan berlebihan tentu berdampak tidak baik. Tidak terkecuali dalam makanan. Mengkonsumsi makanan secara berlebihan juga berdampak tidak baik bagi kesehatan. Salah satu dampaknya adalah mengalami kelebihan berat badan.

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Adanya perubahan kondisi emosi seseorang bisa menjadi salah satu pemicu orang tersebut banyak makan, sebagai pelampiasan dari kondisi emosi tersebut. Seperti orang yang mengalami stress akibat tekanan pekerjaan, tempat pelariannya ke makanan. Karena dengan makan, orang tersebut menjadi menurun stresnya. Akibatnya terhadap badan adalah terjadi peningkatan berat badan tanpa disengaja.

Selain masalah stress, masih ada factor kondisi emosi lain sebagai pemicu orang makan berlebihan. Karena efeknya terhadap tubuh kurang bagus akibat banyak makan, maka perlu diketahui kondisi emosi seperti apa saja yang bisa memicu seseorang banyak makan.

Seperti ditulis oleh Lifemojo, inilah beberapa kondisi emosi seseorang yang bisa memicu meningkatnya konsumsi makanan :

1. Kebosanan
Kebosanan bisa membuat orang gelisah, salah satu cara untuk mengatasinya adalah melakukan sesuatu dan kebanyakan melalui makan, meskipun sebenarnya ia sudah makan sebelumnya. Hal ini karena saat bosan maka pikiran tidak bisa menyadari apa saja yang sudah dilakukan.

2. Kesepian
Rasa kesepian bisa membuat orang sedih yang cenderung menenggelamkan kesedihannya itu melalui makanan. Terlebih beberapa makanan diketahui memiliki kemampuan untuk membuat orang merasa bahagia sementara.

3. Stres
Stres adalah penyebab paling umum seseorang makan berlebihan. Stres akan mengirim sinyal ke tubuh yang membuatnya menjadi tidak percaya diri, takut serta memiliki suasana hati negatif, dan salah satu sumber kenyamanan utama orang adalah melalui makanan.

4. Kelelahan
Seseorang biasanya akan menggunakan makanan untuk membantunya tetap terjaga, terutama ketika sedang berada di tempat kerja. Selain itu makanan juga berfungsi sebagai penambah energi sementara, tapi tidak menyembuhkan kelelahan jangka panjang.

5. Perasaan ditinggalkan
Ketika merasa ditinggalkan atau dijauhkan oleh orang-orang sekitar, maka makanan adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang menikmati sesuatu dan mematikan perasaan negatif yang ada.

6. Butuh kenyamanan dan cinta
Beberapa orang akan beralih ke makanan saat ia membutuhkan cinta dan kenyamanan.

7. Perasaan sedih dan terluka
Beberapa orang beralih ke makanan ketika ia merasa kesal, sedih atau tersakiti. Untuk menutupi perasaan tersebut, orang akan melakukan makan berlebihan.

Bagi Anda yang pernah mengalami salah satu kondisi emosi diatas mungkin perlu waspada. Kalau memang akhirnya makan sebagai pelampiasan, pilihlah makanan sehat dan menyehatkan. Makanan sehat dan menyehatkan bagi tubuh bisa Anda dapatkan infonya dengan klik DISINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *