Memilih Program Diet Tidak Boleh Sembarangan Sekedar Mengikuti Tren

Memilih Program Diet Tidak Boleh Sembarangan Sekedar Mengikuti Tren

Memilih Program Diet Tidak Boleh Sembarangan Sekedar Mengikuti Tren. Sekali salah dalam memilih program diet untuk tubuh anda, dampaknya bisa membahayakn tubuh anda sendiri. Program diet bukan sekedar tren atau ikut-ikutan, tapi harus tetap memperhatikan asupan dan nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi.

Memilih Program Diet Tidak Boleh Sembarangan Sekedar Mengikuti Tren

Kebutuhan gizi setiap tubuh satu orang dengan orang yang lain tidaklah sama persis, sehingga dalam menentukan program diet juga takar dan tentukan dulu seberapa banyak nilai gizi yang seharusnya anda konsumsi agar tidak terjadi defisiensi gizi. Penurunan berat badan diikuti dengan penurunan gizi tubuh, bukan itu yang diharapkan dalam menjalani program diet.

Lalu hal apa saja yang harus diperhatikan agar tidak sembarangan dalam memilih program diet :

Pertama, diet tidak boleh sembarangan karena bisa menyebabkan tubuh kehilangan zat gizi mikro dan makro sehingga dapat mengganggu metabolisme tubuh. Zat gizi makro adalah karbohidrat, lemak, dan protein sedangkan zat gizi mikro adalah vitamin dan mineral. Meskipun sebenarnya diet memang bertujuan mengurangi jumlah asupan zat gizi tertentu di bawah kebutuhan normal.

Tapi sayangnya banyka yang salah kaprah. Sebagai contoh, untuk menurunkan berat badan, asupan karbohidrat harus dikurangi. Tapi yang kerap terjadi, karbohidrat bahkan sampai dihilangkan begitu saja dari daftar makanan. Padahal karbohidrat juga punya jasa penting untuk tubuh. Karbohidrat, lemak, protein, dan lainnya, seharusnya tetap ada dalam daftar makanan Anda, hanya saja jumlahnya harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Alasan kedua mengapa Anda tak boleh pilih diet sembarangan dan diet cepat adalah karena sebenarnya bukan lemak yang hilang melainkan air. Komposisi berat badan sendiri dihitung dari banyaknya lemak dan air di dalam tubuh. Air dalam tubuh lebih cepat terbuang dibandingkan dengan lemak. Lemak dalam tubuh biasanya tersimpan di bawah kulit sebagai cadangan dan hanya bisa dihilangkan dengan olahraga yang didukung dengan pola makan yang benar (rendah lemak dan banyak serat) dalam jangka waktu tertentu.

Alasan ketiga, diet asal-asalan hanya akan menambah kecenderungan tubuh mengalami sindrom yoyo, yakni suatu kondisi dimana berat badan tubuh turun dan naik dengan cepat menyerupai yoyo. Awalnya terjadi penurunan berat badan tetapi karena tidak berhasil mempertahankan dalam jangka waktu yang panjang akhirnya berat badan kembali naik, dan kemudian berusaha kembali untuk menurunkan berat badan dan siklusnya berulang terus.

Siklus turun-naiknya BB dalam yoyo sindrom ini akan sangat mempengaruhi kondisi psikologis seseorang, karena akan menurunkan motivasinya dan tingkat kepercayaan diri karena merasa terus gagal dalam mempertahankan berat badannya. Lalu, diet apa yang paling baik? Diet yang paling baik adalah diet gizi seimbang. Diet gizi seimbang biasanya digambarkan dengan bentuk Piramida Makanan.

Menurut Kementerian Kesehatan, piramida makanan adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan ideal.

Bagi anda yang ingin diet sehat dalam 20 hari tanpa ada penurunan nilai gizi, bisa mendapatkan tips nya DISINI

Sumber : CNN Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *