Siapa Saja Yang Disebut Sebagai Silent Killer Sang Pencabut Nyawa

Siapa Saja Yang Disebut Sebagai Silent Killer Sang Pencabut Nyawa

Siapa Saja Yang Disebut Sebagai Silent Killer Sang Pencabut Nyawa. Saat kita menyebut kata silent killer yang ada dibenak kita adalah penyakit membahayakan yang berusaha untuk kita hindari. Tetapi pertanyaannya apakah kita bisa menghindari sang silent killer tersebut.

Apa sebenarnya yang disebut penyakit silent killer itu, yaitu penyakit timbul hampir tanpa adanya gejala awal namun dapat menyebabkan kematian. Yang termasuk ke dalam penyakit pembunuh utama yang bersifat silent killer adalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau hipertensi dan kencing manis atau diabetes.

Penyakit jantung yang menjadi faktor resiko utama adalah tekanan darah tinggi, merokok, gaya hidup tidak sehat dan gangguan kadar kolesterol. Penyakit jantung masih menempati posisi teratas sebagai malaikat pencabut nyawa.

Pencegahan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya serangan jantung ini adalah dengan melakukan pengecekan di Puskesmas, Klinik atau Rumah Sakit terdekat. Selain itu juga harus menjaga pola makan dan gaya hidup. Makanan yang kita masukkan ke dalam mulut kita sebaiknya di screening dulu menyehatkan apa tidak.

Terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia 35 tahun keatas. Karena usia ini adalah usia yang rawan terhadap serangan penyakit. Kalau kita tidak menjaga asupan gizi dan pola makan maka kita yang akan rugi nantinya. Enak dimulut dan nikmat dilidah tetapi membahayakan bagi jantung.

Perlu di perhatikan dan diwaspadai yaitu tekanan darah kita, karena ini menjadi faktor resiko utama serangan jantung. Jaga kondisi tekanan darah tetap dalam kondisi normal, yakni 100-140mmHg (sistolik) dan 60-90 mmHg (diastolik).

Selain tekanan darah, hal yang perlu diperhatikan lagi adalah kandungan lemak dan kadar kolesterol dalam tubuh. Didalam tubuh normal kandungan kolesterol seharusnya berkisar 160 – 200 mg dan kadar lemak trigliserida dalam darah harus dalam kondisi normal juga 160 – 200 mg. Kadar trigliserida harusnya kurang dari 150 mg/dl.

Penyakit silent killer berikutnya adalah diabetes. Baik pria maupun wanita bisa terserang. Setiap tahun pasien diabetes terus meningkat. Banyak orang tidak sadar bahwa dia menderita diabetes, karena memang gejalanya tidak terlalu kelihatan.

Hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah diabetes adalah dengan rutin memeriksakan kesehatan. Kadar gula dalam darah puasa > 126 mg/dl dan kadar gula sewaktu >200 mg/dl.

Gejala awal yang ditimbulkan oleh diabetes diantaranya berat badan turun drastis, sering  lapar, sering haus, sering pipis. Sebenarnya penyakit silent killer itu bisa dicegah dengan kita menjaga pola makan, merubah gaya hidup serta rajin berolah raga.

Jika anda ingin hidup sehat dan langsing maka anda bisa berkunjung ke www.mskhum.com/sehat langsing.

Semoga bermanfaat

 

Baca Juga : Bagaimana Pola Yang Disarankan Untuk Program Smart Detox

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *