Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD

Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD. Masing-masing departemen atau divisi dalam sebuah perusahaan haruslah bisa saling mendukung satu sama lain agar tercipta efektivitas dan efisiensi kerja. Perusahaan juga akan diuntungkan dengan sinergitas masing-masing departemen atau divisi.

Departemen ayau divisi yang mengurusi masalah karyawan mulai dari perekrutan sampai pemberhentian atau pemecatan adalah departemen sumber daya manusia atau human resources department (HRD). Salah satu tugas departemen atau divisi sumber daya manusia (HRD) adalah penggajian karyawan. Dimana gaji karyawan terdiri dari gaji pokok dan juga tunjangan serta insentif atau bonus atas kinerjanya yang bagus.

Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD

Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD

Penerimaan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan, masih harus dipotong untuk pajak dan juga untuk iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Walaupun iuran BPJS tidaklah besar, tapi tetap harus dibayar, sebagian besar iuran BPJS ditanggung oleh perusahaan.

Menghitung gaji karyawan secara manual tentu diperlukan ketelitian dan kehati-hatian, jangan sampai salah hitung yang pada akhirnya akan menguntungkan salah satu pihak. Sehingga tidak jarang juga karyawan HRD bagian gaji karyawan agak stres dibuatnya. Karena kalau salah hitung, dirinya yang jadi sasaran baik oleh karyawan maupun oleh pimpinan perusahaan.

Perusahaan tentu akan mencari berbagai cara atau sistem untuk menciptakan efisiensi dan efektivitas dalam organisasi perusahaan. Kerja dari masing-masing departemen atau divisi bisa saling mendukung untuk kemajuan perusahaan. Sehingga perusahaan akan terus bertumbuh.

Cara atau sistem yang bisa digunakan oleh perusahaan untuk meminimalisir kesalahan staf HRD dalam menghitung gaji dan juga penilaian bagi karyawan adalah dengan sistem payroll. Sistem payroll merupakan satu sistem yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk efisiensi dan efektivitas dalam penggajian karyawan. Karena gaji karyawan bukan hanya gaji pokok saja, terdapat juga tunjangan ini dan itu yang bisa bertambah atau turun tergantung kinerjanya.

Kalau gaji karyawan dihitung secara manual seperti yang dulu dilakukan masih bisa juga. Tetapi akan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih kalau harus menggaji banyak karyawan.

Coba bayangkan saja, untuk menghitung gaji 100 orang karyawan dalam satu hari, dibutuhkan 3 sampai 5 orang staf HRD. Tetapi dengan memanfaatkan sistem payroll, perusahaan hanya membutuhkan setidaknya 1 sampai 2 orang saja untuk menghitung gaji 100 orang karyawan. Sehingga perusahaan akan menghemat anggaran untuk gaji karyawan HRD.

Satu hal yang perlu mendapat perhatian bahwa dengan memanfaatkan sistem payroll, maka perusahaan perlu dana investasi lebih diawal. Untuk membeli software atau sistem payroll, untuk biaya pelatihan personel yang akan memegang sistem tersebut, untuk biaya penggunaan jaringan. Tetapi perusahaan diuntungkan dengan minimnya karyawan HRD.

Perkembangan dunia usaha yang semakin maju ini harus bisa segera diantisipasi jika perusahaan ingin tetap eksis ditengah gempuran perusahaan-perusahaan baru yang terus bermunculan. Perusahaan-perusahaan baru tersebut sudah memanfaatkan sistem terbaru dalam organisasi perusahaannya. Salah satunya sistem payroll.

Bukan kewajiban mengadopsi sistem payroll ini, tetapi sudah menjadi keharusan yang wajib dimiliki oleh perusahaan untuk menyederhanakan sistem dan meminimalkan terjadinya kesalahan. Tentu pengusaha akan sangat terbantu apabila perusahaannya sudah memiliki sistem payroll.

Untuk perusahaan skala kecil memang belum terlalu urgent untuk memakai sistem payroll, karena masih bisa ditangani secara manual. tetapi bagi perusahaan yang jumlah karyawannya sudah mencapai ratusan, akan sangat membantu pemanfaatan sistem payroll.

Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD

Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD

Ada satu cara yang bisa ditempuh jika suatu perusahaan ingin memanfaatkan sistem payroll tetapi belum ingin memilikinya, yaitu dengan cara kerjasama. Perusahaan tersebut bisa menyewa pihak ketiga untuk penghitungan gaji karyawan dengan sistem payroll.

Tentunya dicari pihak ketiga yang punya kredibilitas tinggi untuk menangani gaji karyawan. Perusahaan tinggal eksekusi untuk pemberian gaji kepada karyawan. Sehingga secara pendanaan yang dikeluarkan oleh perusahaan akan lebih hemat. Tidak diperlukan lagi dana untuk membeli software sistem payroll dan juga dana untuk pelatihan personel yang akan mengoperasikan sistemnya.

Tetapi kelemahannya jika sistem payroll dikerjakan pihak ketiga adalah masalah koordinasi yang kurang cepat. Pertama karena yang menangani sistem payroll bukan karyawan perusahaan dan juga sebagai pihak ketiga tentunya memiliki kantor tersendiri untuk operasional mereka.

Itulah informasi tentang Sistem Payroll Perusahaan untuk Efisiensi Pekerjaan HRD yang tentunya akan sangat dibutuhkan. Jadi semuanya berpulang kepada pengusahanya, apakah masih terlena dengan cara manual atau sudah siap menghadapai perkembangan dan persaingan usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares