Banyak Makan Tapi Tidak Gemuk, 4 Hal Ini Penyebabnya

Banyak Makan Tapi Tidak Gemuk, 4 Hal Ini Penyebabnya

Banyak Makan Tapi Tidak Gemuk, 4 Hal Ini Penyebabnya. Mendengar kata gemuk bagi seorang wanita adalah seperti hantu di siang hari. Kehadirannya tidak diharapkan tetapi datang tiba-tiba, padahal makanan juga tidak terlalu banyak. Bahkan mungkin jarang makan malam atau malah tidak pernah, tapi badan tetap gemuk saja.

 

Banyak Makan Tapi Tidak Gemuk, 4 Hal Ini Penyebabnya

 

Penelitian mengenai kegemukan ini juga sudah dilakukan pada tikus. Ditemukan sebuah enzim yang mempunyai peran penting untuk membuat gemuk, yaitu enzim nicotinamide phosphoribosyltransferase atau NAMPT. Pada tikus yang enzim NAMPT ini kurang dalam sel tubuh, dan inilah yang membuat tikus tersebut tidak bisa gemuk meskipun makanan yang diberikan banyak mengandung lemak.

Tetapi pada manusia, enzim tersebut belum terbukti efeknya. Terdapat ada beberapa faktor yang mempengaruhi kegemukan seseorang, seperti dikutip dari detikHealth :

Faktor genetik

Sebuah penelitian di jurnal Genes and Nutrition menyebut ada mutasi gen spesifik yang berpengaruh pada jaringan lemak. Gen yang dinamakan MMP2 tersebut menyebabkan akumulasi lemak dan peningkatan berat badan pada perempuan yang memilikinya. Sedangkan pada laki-laki, para ilmuwan menemukan gen FTO yang juga berhubungan dengan risiko kegemukan. Beruntunglah yang tidak memiliki gen-gen tersebut.

Memiliki aktivitas fisik

Gemuk terjadi ketika asupan kalori lebih tinggi dibanding laju pembakarannya. Ketika seseorang makan dalam jumlah banyak, maka risikonya menjadi gemuk tentu akan lebih kecil ketika orang tersebut memiliki aktivitas fisik yang sama tinggi. Untuk bergerak, tubuh membutuhkan kalori yang antara lain berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Memiliki laju metabolisme tinggi

Banyak makan dan jarang bergerak, tetapi tidak pernah gemuk. Relatif jarang, tetapi dimungkinkan pada seseorang yang memiliki laju metabolik basal yang tinggi. Artinya, meski tidak sedang beraktivitas fisik, tubuhnya tetap melakukan pembakaran kalori dalam jumlah banyak. Patut diwaspadai, tidak gemuk tidak serta-merta berarti sehat. Kurang gerak, bagaimanapun akan berpengaruh negatif pada tingkat kebugaran.

Berbeda memilih menu makan

Sama-sama makan satu piring, efeknya pada berat badan bisa berbeda-beda karena pilihan menu sangat menentukan. Pilihan menu yang didominasi makanan tinggi gula dan karbohidat tentu membuat berat badan melonjak lebih cepat, dibanding pilihan menu yang lebih tinggi serat. Jika ingin makan banyak tetapi tidak ingin cepat gemuk, maka buah sayuran lebih disarankan.

Baca Juga : Menjadikan Tubuh Tetap Ideal dalam 20 Hari.