Hindari Lampiaskan Emosi dengan Banyak Makan, Atasi dengan Cara Ini

Hindari Lampiaskan Emosi dengan Banyak Makan, Atasi dengan Cara Ini

Hindari Lampiaskan Emosi dengan Banyak Makan, Atasi dengan Cara Ini. Tidak jarang saat Anda mengalami hari yang kurang mengenakkan lalu melampiaskannya dengan mengkonsumsi makanan yang berkalori tinggi. Keadaan seperti ini biasa disebut dengan istilah Emotional Eating.

Hindari Lampiaskan Emosi dengan Banyak Makan, Atasi dengan Cara Ini

Emotional Eating bisa diartikan sebagai keinginan makan secara berlebihan yang dirangsang oleh adanya keadaan emosi yang tidak stabil. Kebanyakan emotional eating membuat seseorang mengalami hal yang lebih buruk. Penyebabnya adalah karena emotional eating itu tidak hanya menyebabkann terjadinya peningkatan emosi yang negatif, tetapi juga berakibat pada peningkatan berat badan.

Seperti dikutip dari laman Shape, berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi emotional eating, demi untuk menjaga kesehatan Anda :

Memikirkan masa depan

Jika Anda dalam suasana hati yang kurang baik kemudian memilih makan supaya merasa lebih baik justru itu bukanlah hal yang tepat. Hasil penelitian dari University of Delaware di AS mengungkapkan bahwa saat sedang emosional, memikirkan masa depan merupakan pilihan yang lebih sehat ketimbang makan. Sebab, orang yang memikirkan masa depan menjadi lebih sadar dengan kesehatan dan kesejahteraannya dalam jangka waktu yang panjang.

Mencari hal lain selain makanan

Carilah hal lain selain makanan yang membuat Anda bahagia, seperti misalnya berolahraga, berjalan-jalan dengan hewan peliharaan, atau menonton film dengan orang yang dicintai. Dengan melakukan hal baik yang Anda suka, akan membuat Anda bersukacita, Anda tidak akan begitu fokus atau tidak akan berpaling pada makanan.

Mencintai diri sendiri

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Michigan State University di AS, perubahan berat badan ditambah asupan makanan yang berlebih saat menstruasi menyebabkan timbulnya emosi negatif. Hal ini bisa memicu gangguan makan pada beberapa wanita termasuk emotional eating, bulimia dan anoreksia. Jadi berjaga-jagalah dan bersikap baik terhadap diri sendiri.

Tidur yang nyenyak

Perasaan emosi bisa membuat Anda kehilangan kontrol diri. Maka itu atasi dengan tidur nyenyak. Tidur yang nyenyak dapat memberi Anda lebih banyak energi untuk menahan godaan makan berlebih. Ini juga akan membantu tubuh Anda menyeimbangkan hormon yang mengatur nafsu makan.

Jangan makan saat Anda tidak lapar

Saat Anda emosi dan tidak benar-benar lapar, makanan yang sebenarnya tidak Anda sukai seolah terasa menarik untuk Anda makan. Jadi untuk menyiasati agar Anda tidak makan berlebihan, sebaiknya minum air putih yang banyak.

Semoga uraian diatas bisa membawa manfaat bagi Anda. Trik untuk mempertahankan agar berat badan tetap ideal bisa Anda dapatkan DISINI

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi. Sesuatu yang dilakukan berlebihan tentu berdampak tidak baik. Tidak terkecuali dalam makanan. Mengkonsumsi makanan secara berlebihan juga berdampak tidak baik bagi kesehatan. Salah satu dampaknya adalah mengalami kelebihan berat badan.

Makan Berlebihan Bisa Dipicu Oleh Perubahan Kondisi Emosi

Adanya perubahan kondisi emosi seseorang bisa menjadi salah satu pemicu orang tersebut banyak makan, sebagai pelampiasan dari kondisi emosi tersebut. Seperti orang yang mengalami stress akibat tekanan pekerjaan, tempat pelariannya ke makanan. Karena dengan makan, orang tersebut menjadi menurun stresnya. Akibatnya terhadap badan adalah terjadi peningkatan berat badan tanpa disengaja.

Selain masalah stress, masih ada factor kondisi emosi lain sebagai pemicu orang makan berlebihan. Karena efeknya terhadap tubuh kurang bagus akibat banyak makan, maka perlu diketahui kondisi emosi seperti apa saja yang bisa memicu seseorang banyak makan.

Seperti ditulis oleh Lifemojo, inilah beberapa kondisi emosi seseorang yang bisa memicu meningkatnya konsumsi makanan :

1. Kebosanan
Kebosanan bisa membuat orang gelisah, salah satu cara untuk mengatasinya adalah melakukan sesuatu dan kebanyakan melalui makan, meskipun sebenarnya ia sudah makan sebelumnya. Hal ini karena saat bosan maka pikiran tidak bisa menyadari apa saja yang sudah dilakukan.

2. Kesepian
Rasa kesepian bisa membuat orang sedih yang cenderung menenggelamkan kesedihannya itu melalui makanan. Terlebih beberapa makanan diketahui memiliki kemampuan untuk membuat orang merasa bahagia sementara.

3. Stres
Stres adalah penyebab paling umum seseorang makan berlebihan. Stres akan mengirim sinyal ke tubuh yang membuatnya menjadi tidak percaya diri, takut serta memiliki suasana hati negatif, dan salah satu sumber kenyamanan utama orang adalah melalui makanan.

4. Kelelahan
Seseorang biasanya akan menggunakan makanan untuk membantunya tetap terjaga, terutama ketika sedang berada di tempat kerja. Selain itu makanan juga berfungsi sebagai penambah energi sementara, tapi tidak menyembuhkan kelelahan jangka panjang.

5. Perasaan ditinggalkan
Ketika merasa ditinggalkan atau dijauhkan oleh orang-orang sekitar, maka makanan adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang menikmati sesuatu dan mematikan perasaan negatif yang ada.

6. Butuh kenyamanan dan cinta
Beberapa orang akan beralih ke makanan saat ia membutuhkan cinta dan kenyamanan.

7. Perasaan sedih dan terluka
Beberapa orang beralih ke makanan ketika ia merasa kesal, sedih atau tersakiti. Untuk menutupi perasaan tersebut, orang akan melakukan makan berlebihan.

Bagi Anda yang pernah mengalami salah satu kondisi emosi diatas mungkin perlu waspada. Kalau memang akhirnya makan sebagai pelampiasan, pilihlah makanan sehat dan menyehatkan. Makanan sehat dan menyehatkan bagi tubuh bisa Anda dapatkan infonya dengan klik DISINI.